Field Trip Bali Year 6 Sekolah Cikal Surabaya
Bali – Sekolah Cikal Surabaya mengadakan Overnight Field Trip ke bali yang berlangsung pada 25-27 November 2025. Pengalaman belajar yang memadukan edukasi, budaya, dan kreativitas diberikan kepada 29 siswa kelas 6 beserta 6 guru pendamping, saat mereka menjelajahi berbagai destinasi ikonik Pulau Dewata. Seluruh kegiatan dibimbing secara profesional oleh Seven & Co Event Organizer, sehingga setiap momen dapat berjalan lancar dan menyenangkan.

Menyusuri Sejarah dan Budaya Bali
Kegiatan field trip edukatif untuk siswa kelas 6 Sekolah Cikal Surabaya dimulai dengan kunjungan ke Museum Bajra Sandhi, yang menjadi simbol perjuangan masyarakat Bali. Di lokasi ini, siswa diperkenalkan dengan sejarah Pulau Dewata melalui diorama dan instalasi interaktif yang menggambarkan peristiwa penting perjuangan rakyat Bali. Siswa aktif mengamati koleksi, mencatat informasi penting, dan berdiskusi mengenai nilai-nilai kepahlawanan, kebersamaan, dan budaya lokal yang ditampilkan. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan pemahaman sejarah, tetapi juga meningkatkan kemampuan observasi dan refleksi peserta terhadap warisan budaya.

Perjalanan berlanjut ke Desa Wisata Panglipuran, di mana peserta mempelajari rumah adat dan tata ruang tradisional Bali. Aktivitas kreatif, seperti melukis besek, memberi kesempatan bagi siswa menyalurkan imajinasi sekaligus menghasilkan kenang-kenangan yang dibawa pulang. Hari pertama ditutup dengan makan malam di desa sebelum rombongan beristirahat di Hotel Harris Kuta Galleria.
Alam, Pertanian, dan Pengalaman Interaktif
Hari kedua membawa rombongan ke Jatiluwih Rice Terrace, kawasan persawahan terasering yang masuk Warisan Budaya Dunia UNESCO. Siswa belajar tentang sistem irigasi tradisional Subak Bali dan ikut merasakan aktivitas menanam padi. Selain itu, mereka juga mencoba proses sangrai teh beras merah, menambah pengalaman edukatif yang menyenangkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Pusat Oleh-oleh Krisna Bali sebelum agenda ke Pasar Kedonganan. Rencana kunjungan ke pasar harus dialihkan akibat hujan. Oleh karena itu sesi wawancara dengan nelayan digelar di Resto Ayu Bali. Di lokasi ini, sampel berbagai jenis ikan yang biasanya dijual di pasar diperlihatkan kepada siswa. Dengan demikian, siswa tetap memperoleh pemahaman tentang profesi nelayan dan ekosistem laut setempat. Semua kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme siswa.
Konservasi Penyu dan Kreativitas Anak

Di hari terakhir, kegiatan edukatif difokuskan pada konservasi penyu di Saba Beach. Siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis penyu yang dilindungi dan diberikan penjelasan mengenai siklus hidup, habitat, serta upaya pelestarian spesies tersebut. Selanjutnya, peserta ikut serta dalam prosesi pelepasan tukik ke laut, yang dilakukan secara teratur dan diawasi pemandu. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan laut.
Perjalanan ditutup dengan makan siang tradisional di Resto Buana Mas, belanja kreatif di Joger, dan akhirnya kembali ke Bandara Ngurah Rai Bali. Semua kegiatan diawasi guru dan tim Seven & Co EO, sehingga siswa dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.
Pengalaman Belajar yang Menginspirasi
Field trip ini membuktikan bahwa belajar tidak hanya di dalam kelas. Melalui kegiatan edukasi sejarah, budaya, alam, dan kreatif, pengalaman belajar yang diperoleh siswa kelas 6 Sekolah Cikal Surabaya diperkaya sehingga kreativitas dan kemandirian mereka dapat dikembangkan secara optimal.
Seluruh rangkaian kegiatan diawasi dan dibimbing secara profesional oleh Seven & Co Event Organizer, sehingga pelaksanaan program berlangsung tertib, aman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta maupun guru pendamping.